Klasifikasi Pola Tidur Tidak Teratur Manusia Berdasarkan Aktivitas Harian Menggunakan Metode Random Forest
Isi Artikel Utama
Abstrak
Perubahan gaya hidup modern berkontribusi terhadap meningkatnya ketidakteraturan pola tidur yang sering kali tidak disadari sebagai permasalahan kesehatan serius. Penelitian sebelumnya umumnya menitikberatkan pada pendekatan diagnosis klinis, sementara pemanfaatan data aktivitas harian sebagai faktor prediktif masih belum dimaksimalkan. Studi ini difokuskan pada klasifikasi ketidakteraturan tidur melalui implementasi algoritma Random Forest terhadap 374 data yang bersumber dari Sleep Health and Lifestyle Dataset. Algoritma ini menjadi pilihan utama berkat keandalannya dalam mengolah hubungan rumit antara aspek fisik maupun psikologis. Evaluasi kinerja memperlihatkan hasil optimal yang mencapai akurasi 96%, nilai presisi 0,97, dan recall 0,94. Analisis korelasi juga mengungkapkan bahwa tingkat stres merupakan faktor dominan yang memiliki hubungan negatif kuat (-0,90) terhadap kualitas tidur. Selanjutnya, nilai rata-rata cross-validation sebesar 94,38% menunjukkan bahwa model memiliki kestabilan yang sangat baik dan andal dalam melakukan prediksi pada variasi data yang berbeda.
Rincian Artikel
Referensi
Y. Y. Thanri, B. S. Riza, J. Iriani, and A. A. Noor, “Klasifikasi Gangguan Tidur pada Individu Menggunakan Algoritma Naive Bayes Berbasis Data Gejala Klinis,” IT Journal, vol. 13, no. 1, pp. 83–95, May 2025, Accessed: Oct. 16, 2025. [Online]. Available: https://upu-journal.potensi-utama.org/index.php/itjournal/article/view/642
A. N. Setiaji, “Pola tidur dan pengaruhnya terhadap kesehatan,” RRI, 2024. Accessed: Oct. 22, 2025. [Online]. Available: https://rri.co.id/kesehatan/1154058/pola-tidur-dan-pengaruhnya-terhadap-kesehatan
N. Khasanah, D. U. E. Saputri, F. Aziz, and T. Hidayat, “Studi perbandingan algoritma random forest dan k-nearest neighbors (KNN) dalam klasifikasi gangguan tidur,” CO-Science, vol. 5, no. 1, pp. 17–25, Jan. 2025, doi: 10.31294/coscience.v5i1.5522.
L. Foley, “Is insomnia genetic?,” Sleep Foundation, 2023. Accessed: Oct. 22, 2025. [Online]. Available: https://www.sleepfoundation.org/insomnia/is-insomnia-genetic
M. Maulidah and N. Hidayati, “Prediksi kesehatan tidur dan gaya hidup menggunakan machine learning,” Conten : Computer and Network Technology, vol. 4, no. 1, pp. 81–86, Jun. 2024, doi: 10.31294/conten.v4i1.4918.
W. D. Septiani, “Klasifikasi gangguan tidur menggunakan metode decision tree dan algoritma genetika,” Jurnal Minfo Polgan, vol. 13, no. 2, pp. 2668–2675, Feb. 2025, doi: 10.33395/jmp.v13i2.14585.
C. S. Gantari, I. Al Hakim, N. Budiman, S. H. Afgani, and Z. A. Syauqii, “Pengaruh pola tidur terhadap kesehatan mental mahasiswa pendidikan bahasa Arab Universitas Pendidikan Indonesia,” Jurnal Pendidikan Tambusai, vol. 9, no. 1, pp. 1012–1020, Jan. 2025, Accessed: Dec. 10, 2025. [Online]. Available: https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/24320
E. B. Lomboan, J. R. Malonda, A. G. Rawis, and R. Palilingan, “Gambaran pola tidur mahasiswa ilmu kesehatan masyarakat Universitas Negeri Manado selama pandemi COVID-19,” Jurnal Kesehatan Tambusai, vol. 4, no. 2, pp. 2559–2566, Jun. 2023, doi: 10.31004/jkt.v4i2.14493.
L. A. Goenawan, “Tidur berkualitas, aktivitas lancar,” RS Pondok Indah, 2025. Accessed: Dec. 03, 2025. [Online]. Available: https://www.rspondokindah.co.id/id/news/tidur-berkualitas--aktivitas-lancar
D. Triyana, M. Muharrom, A. Haromainy, and H. Maulana, “Implementasi metode ensemble majority vote pada algoritma Naive Bayes dan Random Forest untuk analisis sentimen Twitter harga tiket pesawat domestik,” Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika, vol. 8, no. 4, pp. 7885–7894, Aug. 2024.
S. Amaliah, M. Nusrang, and A. Aswi, “Penerapan metode random forest untuk klasifikasi varian minuman kopi di Kedai Kopi Konijiwa Bantaeng,” Variansi: Journal of Statistics and Its application on Teaching and Research, vol. 4, no. 3, pp. 121–127, Dec. 2022, doi: 10.35580/variansiunm31.